Perbedaan Kawat Bendrat dan Kawat Seling yang Perlu Diketahui

Perbedaan Kawat Bendrat dan Kawat Seling

Kawat bendrat menjadi salah satu material kerangka yang wajib ada ketika seseorang hendak membangun suatu bangunan. Selain bendrat, adapula jenis kawat lain yang juga biasa digunakan sebagai rangka bangunan, misalnya saja kawat seling. Lalu apa perbedaan diantara kedua jenis kawat tersebut? Apa kegunaan dari masing-masing jenis itu? Dan berapa harganya?

Perbedaan Kawat Bendrat dan Kawat Seling

Perbedaan Kawat Bendrat dan Kawat Seling

Terdapat beberapa perbedaan mendasar yang dimiliki oleh kawat seling dan bendrat. Lebih lengkapnya ialah sebagai berikut:

1. Definisi

Kawat bendrat kerap digunakan oleh ahli bangunan untuk membangun berbagai macam gedung seperti halnya rumah, rumah sakit, hingga mall. Jenis kawat ini sendiri biasanya berbentuk 1 helai dan tidak memiliki pluntiran, sehingga bendrat sering disebut sebagai kawat beton dan tali ikat.

BWG/bendrat umumnya dipergunakan sebagai pengikat dari susunan tulang-tulangan, seperti contohnya adalah untuk kolom, tulangan sloof, dan gelondong. Material yang bisa diaplikasikan sebagai pengikat dari batu decking dan tulangan ini memiliki harga kawat bendrat yang cukup terjangkau di kantong. Pasti, tidak akan membuat anggaran belanja material jadi jebol!

Sedangkan kawat seling ialah jenis kawat baja (wire rope) yang dipotong dengan ukuran tertentu, serta ditekuk pada salah satu atau kedua ujungnya. Sehingga akan membentuk mata yang berfungsi sebagai alat kait. Kawat seling ini dibagi menjadi 3 tipe berbeda berdasarkan fungsinya. Yakni kawat seling general untuk mengangkat dan menarik suatu barang. Kawat seling stainless steel sebagai dekorasi, serta kawat seling high performance yang sengaja dirancang untuk kebutuhan ekstrem dengan intensitas pemakaian yang sering.

2. Kegunaan

Pada dasarnya, kawat BWG memiliki kegunaan sebagai alat untuk merangkai beton. Namun, fungsinya itu kemudian dikembangkan menjadi pengikat tiang pancang ataupun material lain. Kegunaannya ini pun dianggap mirip dengan kawat seling. Hanya saja bendrat tidak dapat digunakan untuk menarik ataupun mengangkat benda. Jikapun dipaksakan untuk menarik dan mengangkat suatu benda, kawat bendrat tersebut malah akan putus. Karena memang sifat dari kawat ini kaku dan keras.

Berbeda halnya dengan bendrat, kawat seling memiliki fungsi dan manfaat yang lebih banyak. Sifatnya yang cenderung lentur membuatnya banyak digunakan sebagai alat untuk mengangkat barang-barang konstruksi. Sama seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, fungsi dari kawat seling ini berbeda-beda bergantung pada tipenya. Seperti menjadi dekorasi, alat untuk menarik barang, hingga untuk kebutuhan ekstrem dalam kegiatan konstruksi. Hampir semuanya bisa diselesaikan dengan menggunakan kawat seling.

3. Jenis

Dibawah ini merupakan beberapa jenis kawat BWG yang dibedakan berdasarkan ukurannya.

  • BWG 6

Jenis BWG 6 memiliki ukuran sebesar 5,20 Mm dengan material PVC atau kawat seng.

  • BWG 8

Dibentuk dengan bahan kawat seng atau PVC, BWG 8 memiliki ukuran 4,20 Mm.

  • BWG 10

BWG 10 biasanya memiliki ukuran 3,40 Mm. Sama seperti yang lainnya, jenis ini juga dibuat dengan material kawat seng atau PVC.

  • BWG 12

Ukuran untuk jenis BWG 12 ini adalah 2,85 Mm.

  • BWG 14

Juga dibentuk dengan bahan PVC/kawat seng, BWG 14 memiliki ukuran sebesar 2,10 Mm.

  • BWG 16

Kawat BWG 16 banyak dipasarkan dengan ukuran 1,60 Mm.

Sedangkan untuk kawat seling, terdapat 3 opsi ukuran yang dapat digunakan. Ialah 6×37 IWRC, 6×12+7FC, serta 6×36.

Itulah beberapa perbedaan yang dimiliki kawat seling dan juga bendrat secara umum. Untuk urusan harga kawat bendrat, biasanya berbeda-beda tergantung wilayah dan kebijakan dari tokonya. Namun, range-nya masih bisa dijangkau oleh semua kalangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *